Wednesday, 21 June 2017

Hukum Umroh Dan Hadits Tentang Umroh

Hukum Umrah

HUKUM UMRAH
Pendapat Sebagian ulama bahwa hukum ibadah umrah adalah wajib bagi mampu, meskipun tingkat kewajiban dan relevan tidak sama dengan ibadah haji.

Salah satu ulama beliau Al-Imam Al-Bukhari pernah mengatakan dalam kitab shahihnya "bahwa umroh hukunya wajib ,

Dengan tegas beliau menghimpun dalam kitabnya   بَابُ وُجُوبِ الْعُمْرَةِ وَفَضْلِهَا   (Bab Kewajiban Ibadah Umrah dan Keutamaannya). Ini juga merujuk pendapat beberapa sahabat di antaranya Abdullah bin Umar bin Al-Khaththab radhiyallahu ‘anhuma dan Abdullah bin Abbas radhiyallahu ‘anhuma, Atha’, Thawus, Mujahid, Al-Hasan Al-Bashri, Ibnu Sirin[2], Al-Imam Asy-Syafi’i, Al-Imam Ahmad dalam riwayat yang masyhur dari keduanya.

Hadits dibawah ini menjadi dasar wajibnya ibadah umroh,  ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ketika beliau bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,

هَلْ عَلَى النِّسَاءِ جِهَادٌ ؟ قَالَ : نَعَمْ، عَلَيْهِنَّ جِهَادٌ لاَ قِتَالَ فِيْهِ، الْحَجُّ وَالْعُمْرَةُ.

“Apakah ada kewajiban berjihad atas kaum wanita? Beliau menjawab: ‘Benar, wajib atas kaum wanita jihad tanpa ada perang padanya, yaitu haji dan umrah.”

Atsar Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhuma, bahwa beliau berkata,

لَيْسَ مِنْ خَلْقِ اللَّهِ أَحَدٌ إِلاَّ عَلَيْهِ حَجَّةٌ وَعُمْرَةٌ وَاجِبَتَانِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَى ذَلِكَ سَبِيلاً فَمَنْ زَادَ بَعْدَهَا شَيْئًا فَهُوَ خَيْرٌ وَتَطَوُّعٌ.

“Tak seorangpun dari hamba Allah kecuali wajib atasnya haji dan umrah kedua amalan ini hukumnya wajib bagi yang mampu melakukannya barang siapa yang menambah setelah itu maka itu baik dan tambahan amal .”

Atsar Abdullah bin Abbas radhiyallahu ‘anhuma, beliau berkata tentang hukum ibadah umrah,

الْعُمْرَةُ وَاجِبَةٌ كَوُجُوبِ الْحَجِّ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلاً.

“Ibadah Umrah wajib seperti kewajiban ibadah Haji bagi yang mampu.”

Dalam riwayat lain,

الحَجُّ وَالْعُمْرَةُ فَرِيضَتَانِ عَلَى النَّاسِ كُلِّهِم.

“Haji dan Umrah merupakan kewajiban atas manusia seluruhnya.”

Beliau juga berkata,

إِنَّهَا لقَرِينَتُهَا فِي كِتَابِ اللهِ ( وَأَتِمُّوا الحَجَّ وَالعُمْرَةَ للهِ ).

“Sesungguhnya ia (ibadah umrah) adalah kawan setia ibadah haji dalam Al-Qur’an, (yaitu firman Allah yang artinya): “Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah karena Allah (Al-Baqarah: 196).”

Atsar Zaid bin Tsabit, beliau berkata,

الحَجُّ والعُمْرَةُ فَرِيْضَتَانِ لاَ يَضُرُّكَ بِأَيِّهُمَا بَدَأْتَ.

“Haji dan Umrah adalah dua amalan fardhu tidak mengapa dengan yang mana kamu mulai.”


Hadits Abu Razin Al-Uqaili, dia bertanya kepada Rasulullah,

يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أَبِي شَيْخٌ كَبِيرٌ لَا يَسْتَطِيعُ الْحَجَّ وَلَا الْعُمْرَةَ وَلَا الظَّعْنَ.

“Wahai Rasulullah sesungguhnya ayahku seorang yang tua renta tidak mampu untuk berhaji dan umrah.”

قَالَ حُجَّ عَنْ أَبِيكَ وَاعْتَمِرْ.

Maka Rasulullah bersabda, “berhajilah kamu untuk ayahmu dan berumralah”